Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 01:32:23【Tempat Makan】822 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(15)
Artikel Terkait
- Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel
- Mendagri: Beras peredam inflasi bukti kinerja positif seluruh pihak
- Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar
- Tips aman dan nyaman menonton konser
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
- APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu
- Cukup tidur membantu anak terhindar dari influenza saat cuaca ekstrem
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Komdigi hadirkan Garuda Spark Medan untuk pengembangan talenta digital
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

Puncak musim hujan tiba, ini dampak cuaca yang perlu diwaspadai

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

BPOM respon sirop obat dari India diduga ber

APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu

Ahli gizi bagikan kiat mengolah makanan yang memengaruhi kalori

Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar